Nyoman Mahartana

Anrufen Service kontaktieren

Nyoman Mahartana Art, cultures, nature, adventure. Just breath, love the nature.

20/10/2026

Kelangkaan minyak yang terjadi kemarin di Bali, dan isu transisi energi atau pergantian kendaraan yang berhembus.

15/10/2026

Mencari kesempatan dalam kesempitan dengan mematok harga bensin eceran hingga Rp100.000 per botol di tengah kelangkaan BBM Bali adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan atas nama apa pun! 😡

Ketika masyarakat dan pekerja transportasi harus rela mengorbankan waktu berjam-jam mengantre di SPBU demi menyambung hidup, kemunculan oknum tengkulak ini menjadi pukulan telak bagi rasa kemanusiaan.

Menyalahgunakan dan memperjualbelikan kembali BBM bersubsidi adalah tindakan ilegal yang melanggar undang-undang dengan ancaman denda fantastis dan pidana penjara.

Mencari nafkah memang kewajiban, namun menjajakan komoditas vital dengan harga selangit saat situasi darurat adalah bentuk eksploitasi nyata terhadap sesama rakyat kecil yang sedang terhimpit krisis. Siklus kelangkaan pasokan ini seharusnya menuntut kita untuk saling menahan diri dan memperkuat solidaritas, bukan menjadi ajang bagi segelintir orang untuk meraup keuntungan pribadi secara tidak wajar.

Botolan

15/10/2026

Niatnya mengatur penggunaan BBM bersubsidi, tapi sistem digital ini malah memperburuk kondisi di saat kondisi krisis.

Di tengah parahnya kelangkaan BBM yang melanda berbagai wilayah di Bali, aturan wajib barcode justru melahirkan jeritan baru di lapangan. Banyak warga kini terpaksa pulang dengan tangki kosong setelah mengantri berjam-jam karena dilarang membeli bensin tanpa barcode, Bukan karena tidak mau taat aturan, melainkan karena mereka menjadi korban dari rumitnya proses verifikasi pendaftaran aplikasi yang terus-menerus eror, glitch, dan berujung pada penolakan sistem secara sepihak.

Waktu pelayanan yang membengkak akibat kendala pemindaian ini otomatis membuat antrean kendaraan di berbagai SPBU makin mengular parah hingga mengunci jalur lalu lintas utama. Birokrasi digital yang kaku di saat situasi darurat seperti ini dinilai sangat tidak adil karena menghambat proses serta banyak warga yang gagap teknologi.

Bagikan video ini! Supaya masalah warga di dengar, dan kekacauan dalam pembelian BBM di situasi Krisis ini bisa segera di pulihkan.

13/10/2026

Apakah Bali yang kita kenal hari ini masih menjadi 'Pulau Surga', atau justru sudah berubah menjadi tempat sampah yang tersembunyi di balik gemerlapnya resort mewah? Di balik keindahan pantai pasir putihnya, ribuan ton sampah plastik dari padatnya urbanisasi dan industri pariwisata massal, kini sedang mengepung dan mencekik ekosistem Pulau Dewata setiap harinya.

Secara spiritual, ajaran agama dan adat Bali mengutuk perusakan alam melalui konsep suci Tri Hita Karana. Namun, sejarah kuno global dari peradaban besar Eropa hingga Maya telah memperingatkan kita, kehancuran sebuah bangsa selalu dimulai ketika manusianya mengabaikan jeritan bumi tempat mereka berpijak. Apakah siklus kehancuran ekologi kuno ini sedang berulang di Bali akibat kelalaian kita dan keserakahan pariwisata?

Sebelum semuanya terlambat, kita harus berani bersuara dan mengubah cara kita berwisata. Menurut pendapat kritis kalian, siapa yang paling bertanggung jawab atas krisis ini, para turis yang datang, pelaku industri hotel, penduduk, atau regulasi pemerintah yang kurang tegas? Bagikan video ini, dan Tulis argumen jujur kalian di kolom komentar bawah! 👇

Karana

Adresse

Munich

Telefon

+491636911596

Website

Benachrichtigungen

Erfahren Sie als Erste/r von Neuigkeiten und Aktionen: Wir schicken Ihnen eine E-Mail, wenn Nyoman Mahartana etwas veröffentlicht. Ihre E-Mail-Adresse wird für keinen anderen Zweck verwendet, und Sie können sich jederzeit abmelden.

Service Kontaktieren

Nachricht an Nyoman Mahartana senden:

Verknüpfungen

Teilen