10/04/2021
Daftar 10 Setan Yang dirantai di Bulan Ramadhan
Diriwayatkan oleh Bukhari Muslim, dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: "Apabila bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu."
makna soal dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, dan dibelenggunya setan, para ulama berbeda dalam memahaminya. Ada yang memahami dengan pendekatan makna hakiki sesuai bunyi teks haditsnya, dan ada juga yang memahami dengan pendekatan makna yang terdapat di balik bunyi teksnya (majazi).
Berikut ini 10 jenis setan yang dibelenggu pada bulan Ramadhan
1. Iblis laknatullah itu sendiri
2. Zalitun (anak Iblis), pakar dalam hal menggoda manusia ke arah sifat membazir dan bakhil.
3. Wathiin, pendorong manusia berprasangka buruk dan putus asa terhadap Allah.
4. A'awan, yang ditugaskan khusus dalam menggoda raja / pemimpin besar supaya bersikap sombong dan takabur serta dzalim terhadap rakyatnya.
5. Haffah, yang menggoda manusia agar meminum arak/khamr (minuman yang memabukkan).
6. Murrah, yang melalaikan manusia dari mengingati Allah dengan musik, hiburan, gossip, dan segala benda yang melalaikan.
7. Masuud, yang membinasakan manusia melalui kata-kata fitnah, gossip, umpatan, dan apa saja yang muncul dari lidah dan mulut.
8. Daasim, yang merusak rumah tangga manusia dan menggoda ke arah zina dan maksiat.
9. Walaahan, yang s**a menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwudhu, shalat, dan menganggu ibadah kita yang lain.
10. Lakhuus, yang menyesatkan akidah manusia dengan menyembah api, berhala, binatang, dan lain-lain.
Mereka inilah adalah 10 jenis setan yang dirantai di bulan puasa dan dicampak kan ke dalam lubang yang paling dalam dan gelap di laut. Mereka ibarat kerabat diraja Iblis berdarah tulen dan mempunyai kedudukan hirarki tertinggi dalam sistem pemerintahan Iblis.
Mereka diberi umur yang panjang dan dibawah mereka ada tentara jin dan setan yang bertugas untuk menyesatkan manusia. Bila mereka dirantai, anak buahnya masih bisa bebas di bulan puasa tetapi hilang arah dan tujuan seketika karena tidak ada ketuanya.
Wallahua'lam.