YadiM99

YadiM99 Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from YadiM99, JL, CITATAH, SUKAHERANG, SINGAPARNA, Tasikmalaya.

"KETIKA REZEKIMU HABIS, MAKA AJALPUN TIBA"'Rugi kalau tidak baca sampe selesai'Jangan perdulikan jasadmu yang akan busuk...
21/01/2024

"KETIKA REZEKIMU HABIS, MAKA AJALPUN TIBA"

'Rugi kalau tidak baca sampe selesai'

Jangan perdulikan jasadmu yang akan busuk dan hancur !
Kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka;

1. Memandikan mu
2. Mengkafani mu
3. Menyalati mu
4. Menguburkan mu

Yakinlah bahwa;
"Dunia tidak sedih karena Kematian mu"

"Alam semesta tidak berduka atas kepergian mu !
"Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahan mu !
"Perekonomian akan terus berputar !
"Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!
Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris!
Sementara ​Anda yang akan di HISAB atas segala sesuatu hingga perkara yang besar sampai dng hal yg paling kecil !

Yang pertama lepas dari mu adalah nama mu..
Saat Anda meninggal dunia: Orang-orang bertanya; ​​Dimana mayatnya ?​​
Mereka tidak lg memanggil mu dengan namamu.. Namamu tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan menshalati, mereka bilang; ​​Bawa sini jenazahnya!
Mereka tidak lagi menyebutkan namamu.. Betapa cepat namamu hilang berlalu....​

Ketika mereka akan menguburkan mu, mereka berkata; ​Dekatkan mayitnya!​ tanpa menyebutkan namamu....

Karena itu...
Janganlah tertipu oleh kehormatan, status sosial dan kelebihan kelompokmu !!
Jangan terperdaya oleh kedudukan, jabatan dan nasab keturunanmu !!

"Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi"

Kesedihan orang atas kepergian mu ada 3

1.Orang yang mengenal mu sepintas akan mengatakan: ​​Kasihan !!...

2.Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka.

3.Kesedihan mendalam di rumah...Keluargamu akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun...
Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...

Demikianlah.....
Kisah mu di antara manusia telah berakhir.....

Anda hanya tinggal ​album kenangan

"Kisah mu yang sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata, yaitu; Alam Akhirat​"

19/08/2022
11/08/2022

Mengenal Pengarang Maulid Al-Barzanji Sayyid Ja‘far bin Hasan bin ‘Abdul Karim bin Muhammad bin Rasul Al-Barzanji, pengarang Maulid Barzanji, adalah seorang ulama besar keturunan Nabi SAW dari keluarga Sadah Al-Barzanji yang termasyhur, berasal dari Barzanj di Irak. Beliau lahir di Madinah Al-Munawwarah pada tahun 1126 H (1714 M).

Datuk-datuk Sayyid Ja‘far semuanya ulama terkemuka yang terkenal dengan ilmu dan amalnya, keutamaan dan keshalihannya. Sayyid Muhammad bin ‘Alwi bin ‘Abbas Al-Maliki dalam Hawl al-Ihtifal bi Dzikra al-Mawlid an-Nabawi asy-Syarif pada halaman 99 menulis sebagai berikut: “Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Musnid As- Sayyid Ja`far bin Hasan bin `Abdul Karim Al-Barzanji adalah m***i Syafi`iyyah di Madinah Al-Munawwarah. Terdapat perselisihan tentang tahun wafatnya. Sebagian menyebutkan, beliau meninggal pada tahun 1177 H (1763 M). Imam Az-Zubaid dalam al-Mu`jam al-Mukhtash menulis, beliau wafat tahun 1184 H (1770 M). Imam Az-Zubaid pernah berjumpa beliau dan menghadiri majelis pengajiannya di Masjid Nabawi yang mulia. Beliau adalah pengarang kitab Maulid yang termasyhur dan terkenal dengan nama Mawlid al-Barzanji.

Sebagian ulama menyatakan nama karangannya tersebut sebagai ‘Iqd al-Jawhar fi Mawlid an-Nabiyyil Azhar. Kitab Maulid karangan beliau ini termasuk salah satu kitab Maulid yang paling populer dan paling luas tersebar ke pelosok negeri Arab dan Islam, baik di Timur maupun Barat. Bahkan banyak kalangan Arab dan non-Arab yang menghafalnya dan mereka membacanya dalam acara-acara (pertemuan-pertemuan) keagamaan yang sesuai. Kandungannya merupakan khulashah (ringkasan) sirah nabawiyyah yang meliputi kisah kelahiran beliau, pengutusannya sebagai rasul, hijrah, akhlaq, peperangan, hingga wafatnya.” Kitab Mawlid al-Barzanji ini telah disyarahkan oleh Al-Allamah Al-Faqih Asy-Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al-Maliki Al-Asy‘ari Asy-Syadzili Al-Azhari yang terkenal dengan panggilan Ba‘ilisy dengan pensyarahan yang memadai, bagus, dan bermanfaat, yang dinamakan al-Qawl al-Munji ‘ala Mawlid al-Barzanji dan telah berulang kali dicetak di Mesir. Beliau seorang ulama besar keluaran Al-Azhar Asy-Syarif, bermadzhab Maliki, mengikuti paham Asy‘ari, dan menganut Thariqah Syadziliyyah. Beliau lahir pada tahun 1217 H (1802 M) dan wafat tahun 1299 H (1882 M). Selain itu, ulama terkemuka kita yang juga terkenal sebagai penulis yang produktif, Syaikh Muhammad Nawawi Al-Bantani Al-Jawi, pun menulis syarahnya yang dinamakannya Madarijush Shu‘ud ila Iktisa-il Burud. Kemudian, Sayyid Ja‘far bin Isma‘il bin Zainal ‘Abidin bin Muhammad Al- Hadi bin Zain, suami anak satu-satunya Sayyid Ja‘far Al-Barzanji, juga menulis syarah kitab Mawlid al-Barzanji tersebut yang dinamakannya al-Kawkabul-Anwar ‘ala ‘Iqd al-Jawhar fi Mawlidin-Nabiyyil-Azhar.


Sebagaimana mertuanya, Sayyid Ja‘far ini juga seorang ulama besar lulusan Al-Azhar Asy-Syarif dan juga seorang m***i Syafi‘iyyah. Karangankarangan beliau banyak, di antaranya Syawahid al-Ghufran ‘ala Jaliy al-Ahzan fi Fadha-il Ramadhan, Mashabihul Ghurar ‘ala Jaliyyil Qadr, dan Taj al-Ibtihaj ‘ala Dhau’ al-Wahhaj fi al-Isra’ wa al-Mi‘raj. Beliau pun menulis manaqib yang menceritakan perjalanan hidup Sayyid Ja‘far Al-Barzanji dalam kitabnya ar-Raudh al-‘Athar fi Manaqib as-Sayyid Ja‘far. Kembali kepada Sayyidi Ja‘far Al-Barzanji. Selain dipandang sebagai m***i, beliau juga menjadi khatib di Masjid Nabawi dan mengajar di dalam masjid yang mulia tersebut. Beliau terkenal bukan saja karena ilmu, akhlaq, dan taqwanya, tetapi juga karena karamah dan kemakbulan doanya. Penduduk Madinah sering meminta beliau berdoa untuk mendatangkan hujan pada musim-musim kemarau. Diceritakan, suatu ketika di musim kemarau, saat beliau sedang menyampaikan khutbah Juma’tnya, seseorang meminta beliau beristisqa’ memohon hujan. Maka dalam khutbahnya itu beliau pun berdoa memohon hujan. Doanya terkabul dan hujan terus turun dengan lebatnya hingga seminggu, persis sebagaimana yang pernah terjadi pada zaman Rasulullah SAW dahulu. Sayyidi Ja‘far Al-Barzanji wafat di Madinah dan dimakamkan di Jannatul Baqi‘. Sungguh besar jasa beliau. Karangannya membawa umat ingat kepada Nabi SAW, membawa umat mengasihi beliau, membawa umat merindukannya. Sayyid Ja’far Al-Barzanji adalah seorang ulama’ besar keturunan Nabi Muhammad saw dari keluarga Sa’adah Al Barzanji yang termasyur, berasal dari Barzanj di Irak. Datuk-datuk Sayyid Ja’far semuanya ulama terkemuka yang terkenal dengan ilmu dan amalnya, keutamaan dan keshalihannya. Beliau mempunyai sifat dan akhlak yang terpuji, jiwa yang bersih, sangat pemaaf dan pengampun, zuhud, amat berpegang dengan Al-Quran dan Sunnah, wara’, banyak berzikir, sentiasa bertafakkur, mendahului dalam membuat kebajikan bersedekah,dan pemurah. Nama nasabnya adalah Sayid Ja’far ibn Hasan ibn Abdul Karim ibn Muhammad ibn Sayid Rasul ibn Abdul Sayid ibn Abdul Rasul ibn Qalandar ibn Abdul Sayid ibn Isa ibn Husain ibn Bayazid ibn Abdul Karim ibn Isa ibn Ali ibn Yusuf ibn Mansur ibn Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Ismail ibn Al-Imam Musa Al-Kazim ibn Al-Imam Ja’far As-Sodiq ibn Al-Imam Muhammad Al-Baqir ibn Al-Imam Zainal Abidin ibn Al-Imam Husain ibn Sayidina Ali r.a. Semasa kecilnya beliau telah belajar Al-Quran dari Syaikh Ismail Al-Yamani, dan belajar tajwid serta membaiki bacaan dengan Syaikh Yusuf As-So’idi dan Syaikh Syamsuddin Al-Misri.Antara guru-guru beliau dalam ilmu agama dan syariat adalah : Sayid Abdul Karim Haidar Al-Barzanji, Syeikh Yusuf Al-Kurdi, Sayid Athiyatullah Al-Hindi. Sayid Ja’far Al-Barzanji telah menguasai banyak cabang ilmu, antaranya: Shoraf, Nahwu, Manthiq, Ma’ani, Bayan, Adab, Fiqh, Usulul Fiqh, Faraidh, Hisab, Usuluddin, Hadits, Usul Hadits, Tafsir, Hikmah, Handasah, A’rudh, Kalam, Lughah, Sirah, Qiraat, Suluk, Tasawuf, Kutub Ahkam, Rijal, Mustholah. Syaikh Ja’far Al-Barzanji juga seorang Qodhi (hakim) dari madzhab Maliki yang bermukim di Madinah, merupakan salah seorang keturunan (buyut) dari cendekiawan besar Muhammad bin Abdul Rasul bin Abdul Sayyid Al-Alwi Al-Husain Al-Musawi Al-Saharzuri Al-Barzanji (1040-1103 H / 1630-1691 M), M***i Agung dari madzhab Syafi’i di Madinah. Sang m***i (pemberi fatwa) berasal dari Shaharzur, kota kaum Kurdi di Irak, lalu mengembara ke berbagai negeri sebelum bermukim di Kota Sang Nabi. Di sana beliau telah belajar dari ulama’-ulama’ terkenal, diantaranya Syaikh Athaallah ibn Ahmad Al-Azhari, Syaikh Abdul Wahab At-Thanthowi Al-Ahmadi, Syaikh Ahmad Al-Asybuli. Beliau juga telah diijazahkan oleh sebahagian ulama’, antaranya : Syaikh Muhammad At-Thoyib Al-Fasi, Sayid Muhammad At-Thobari, Syaikh Muhammad ibn Hasan Al A’jimi, Sayid Musthofa Al-Bakri, Syaikh Abdullah As-Syubrawi Al-Misri. Syaikh Ja’far Al-Barzanji, selain dipandang sebagai m***i, beliau juga menjadi khatib di Masjid Nabawi dan mengajar di dalam masjid yang mulia tersebut.

Beliau terkenal bukan saja karena ilmu, akhlak dan taqwanya, tapi juga dengan kekeramatan dan kemakbulan doanya. Penduduk Madinah sering meminta beliau berdo’a untuk hujan pada musim-musim kemarau. Setiap kali karangannya dibaca, shalawat dan salam dilatunkan buat junjungan kita Nabi Muhammad SAW, selain itu juga tidak lupa mendoakan Sayyid Ja‘far, yang telah berjasa menyebarkan keharuman pribadi dan sirah kehidupan makhluk termulia di alam raya. Semoga Allah meridhainya dan membuatnya ridha.

03/08/2022

"Tim CITATAH Junior 2022"
⚽ 🇮🇩 ⚽

14/07/2022

KEUTAMAAN HADIR DI MAJLIS ILMU

Rosulullah saw bersabda, Menghadiri majelis ilmu lebih utama daripada sholat seribu rakaat, menjenguk seribu orang sakit, dan mengiring seribu jenazah” (Imam al-Ghazali)

Al-Hasan ra berkata, “Kelak tinta orang yang berilmu akan ditimbang dengan darah orang yang mati syahid. Ternyata, tinta orang yang berilmu mengungguli darah syuhada” (Imam al-Gh
azali)

Rasulullah saw bersabda, "bahwa orang yg berjalan menuntut ilmu, kelak Allah akan memudahkan jalannya menuju syurga" (HR. Muslim : 2699)

Ibnu Abbas ra menuturkan, Muhammad Rasulullah SAW, besabda : ” Barangsiapa yang kedatangan maut saat menuntut ilmu, maka ia akan bertemu dengan Allah. Dan Tiadalah batas antara dia dengan nabi, melainkan hanya derajat kenabian.” (HR. Thabrani)

Riwayat Lain menjelaskan keutamaan mencari ilmu yang pahalanya lebih baik dari pahala sholat 1.000 rakaat, lebih baik dari menjenguk 1.000 orang sakit,& Menggiring 1000 jenazah dan bahkan lebih baik dari 1.000 kali berangkat haji. “Kenapa? Karena tanpa ilmu dan pengetahuan kita tidak dapat mengenal Khaliq dengan baik sehingga shalat kita, silaturahmi, dan haji kita tidak diterima Allah Swt karena tidak tahu ilmunya,”

Teman... Mencari ilmu agama mempelajari Al Quran dan Al Hadits- adalah wajib hukumnya bagi setiap orang iman, sejak dari dalam buaian hingga nanti tiba saatnya kita menghadap sang Kholiq. Bahkan segala bentuk amalan dan ibadah harus p**a disertai dengan ilmu. Berikut adalah 30 kefadholan (keutamaan) orang yang mau tholabul 'ilmi, yang disarikan dari ayat-ayat Al Quran dan kitab-kitab Al Hadits. Semoga bisa menjadi motivasi agar tidak pernah bosan untuk terus mengaji dan mencari ilmu. Barakallah

1. Senantiasa mendapat naungan malaikat

2. Dimintakan ampunan oleh para malaikat, manusia, dan ikan-ikan di lautan

3. Dimudahkan jalan menuju surga

4. Mencari ilmu agama lebih utama derajatnya di sisi Alloh daripada sholat, puasa, hajji, dan jihad

5. Mencari ilmu sesaat lebih utama pahalanya daripada sholat semalam suntuk, dan mencari ilmu sehari pahalanya seperti puasa satu bulan

6. Orang yang mati ketika sedang mencari ilmu, mendapatkan pahala seperti orang yang mati syahid

7. Bisa menghapus dosa sebelumnya

8. Alloh yang akan menanggung rizqi bagi orang yang mencari ilmu

9. Mencari ilmu termasuk dalam urusan sabilillah

10. Pahala mencari ilmu lebih baik daripada dunia seisinya

11. Mengaji 1 ayat Al Quran pahalanya seperti sholat sunnah 100 kali

12. Diberi rizqi yang halal

13. Diselamatkan dari siksa kubur

14. Di akhirat kelak akan menerima kitab catatan amal dengan tangan kanan

15. Bisa melewati jembatan shirothol mustaqim secepat kilat

16. Di hari qiyyamat akan dikumpulkan bersama dengan Nabi

17. Dibangunkan rumah di dalam surga

18. Pahala mencari ilmu seperti pahalanya menjenguk seribu orang sakit

19. Pahala mencari ilmu seperti pahalanya mengantarkan seribu jenazah. Sementara orang yang sholat dan mengantarkan jenazah diberi pahala sebesar 2 gunung Uhud

20. Mendapat pahala seperti 70 orang yang shiddiq (jujur). Sedangkan derajat orang yang shiddiq seperti derajatnya para Nabi dan para syuhada.

21. Ditulis pahalanya seperti hitungan pasir di dunia, dan dosanya diampuni meskipun sebanyak pasir di dunia

22. Jika sedang mengaji ada anggota tubuhnya yang terkena debu, maka diharomkan tubuhnya untuk masuk neraka

23. Mencari ilmu agama membuat berhasil urusan dunia dan akhirat

24. Diangkat derajatnya di dunia dan di akhirat

25. Mencari ilmu akan menambah kuatnya keimanan

26. Barangsiapa yang belajar ilmu agama dan duduk di depan orang yang mengajar, maka akan mendapatkan 70 pintu rohmat

27. Ketika selesai mengaji, dosanya dihapus bagaikan bayi yang baru dilahirkan

28. Setiap 1 huruf Al Quran yang dipelajari, pahalanya sama seperti 60 orang yang mati syahid. Sedangkan orang yang mati syahid bisa memberi syafaat bagi 70 orang ahli familinya yang ahli neraka. Allohummarzuqnii syahaadatan fii sabiilika (doa supaya diberi mati syahid).

29. Setiap 1 hadits yang dipelajari pahalanya seperti ibadah terus-menerus selama 70 tahun

30. Setiap biaya yang dikeluarkan dalam mencari ilmu, pahalanya akan dilipatgandakan 10 kali lipatnya dunia.

Subhanallah.... semoga Allah memberi kekuatan dan kemampuan agar bisa terus menetapi amalan tholabul 'ilmu

امين اللهم امين 🤲🤲
اللهم صل على سيدنا محمد و اله وصحبه اجمعين

Address

JL, CITATAH, SUKAHERANG, SINGAPARNA
Tasikmalaya
46413

Telephone

+85222600100

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when YadiM99 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share