Tirza Roring Whitehurst

Tirza Roring Whitehurst From CA corporate, OR country living, & SD wellness to full-time RVing. Life brought me to a remote jungle in Indonesia.

Now living alone here, I have found that while paths change, יְהֹוָה אֵל שַׁדַּי YHWH El Shadday has never left nor forsaken me.

The Bond That Distance Could Never Break ✨Over thirty-two years in the United States 🇺🇲  meant a lifetime of missing you...
07/25/2026

The Bond That Distance Could Never Break ✨

Over thirty-two years in the United States 🇺🇲 meant a lifetime of missing you. When my husband and I finally came to Indonesia in October 2023, I didn't know what to expect after so long. But the moment we arrived, you and your beautiful wife opened your hearts and your home to us for three whole months.

You showed us the true meaning of family. 🏡❤️Even now, when life has brought me to this remote jungle property, you still make the effort to come and visit with our youngest sister and her family. We may not talk every single day, but your actions speak louder than any words ever could. You are my one and only brother, and you have been a pillar of strength and a great help in my deepest times of need. 🙏✨

Today, I pray that יְהֹוָה YHWH pours out His double portion of blessings, health, peace, and joy upon your life. May this new chapter bring you everything your heart desires 🤲

Happy Blessed Birthday to my amazing brother. I love you 🎂🎈

******* TERJEMAHAN DARI ATAS *******

Ikatan Kakak-Adik Yang Takkan Pernah Putus Oleh Jarak ✨

Lebih dari tiga puluh dua tahun saya hidup di Amerika Serikat 🇺🇲 berarti seumur hidup merindukanmu. Ketika saya dan suami saya akhirnya datang ke Indonesia pada Oktober 2023, saya tidak tahu apa yang harus diharapkan setelah sekian lama terpisah. Namun di momen kami tiba, kamu dan istrimu membuka pintu rumah dan hati kalian untuk kami tinggal selama tiga bulan penuh. Kalian menunjukkan arti keluarga yang sesungguhnya. 🏡❤️

Bahkan sekarang, ketika hidup membawa saya tinggal di area hutan yang terpencil ini, kamu tetap meluangkan waktu untuk datang berkunjung bersama adik bungsu kita dan keluarganya. Kita mungkin bukan tipe yang sering mengobrol setiap hari, tetapi perbuatanmu jauh lebih berbicara daripada kata-kata. Kamu adalah satu-satunya kakak laki-lakiku, dan kamu selalu menjadi penopang serta penolong yang luar biasa di saat-saat tersulitku. 🙏✨

Hari ini, saya berdoa kiranya יְהֹוָה YHWH mencurahkan berkat kelimpahan, kesehatan, kedamaian, dan sukacita atas hidupmu. Semoga lembaran baru ini membawa semua kebaikan yang kamu impikan 🤲

Selamat Ulang Tahun yang penuh berkat untuk kakakku laki-laki tersayang. Aku menyayangimu 🎂🎈

















Photo 1 (Brother, husband, and nephew): Photo by © 2023 Tirza Roring Whitehurst 📸✨
Photo 2 (Me, oldest sister, and brother): Photo by © 2023 Achmad Romie 📸🤝

Have you ever wondered why your soul desperately craves the water? It is not just a preference; it is a primal blueprint...
07/22/2026

Have you ever wondered why your soul desperately craves the water? It is not just a preference; it is a primal blueprint. Our bodies are 60% water, our brains are 75% water, and our lungs are nearly 80% water. We are drawn to it because we are mirrors of it.

When we physically immerse ourselves in water—even just wading through the shallows—our brains switch from a state of high-stress "Red Mind" to a peaceful "Blue Mind." The sound and sight of moving water trigger the release of dopamine, serotonin, and oxytocin, instantly lowering cortisol levels, calming anxiety, and expanding our capacity for deep, creative thought.

Biologically, the moment skin touches water, our heart rate slows down, blood pressure stabilizes, and the nervous system shifts from "fight-or-flight" into deep restoration. Walking in water grounds us, stripping away electromagnetic stress and aligning our physical bodies with the natural rhythms of the earth.

But the deepest transformation is spiritual. Water is a living conductor of the divine. When you step into the current, you are stepping into a physical manifestation of יהוה אל שדי YHWH El Shadday—the Almighty, Self-Existing Creator. He is the רוּחַ Ruach—the infinite mind, the breath of life, and the invisible current of air that moves the oceans and rivers.

To immerse in water is to consciously surrender to His flow. It washes away emotional weight, cleanses the spirit, and reminds us that we are held by an infinite, eternal God. Step into the water, breathe in His life, and let the Current carry you. 🌊✨

******* TERJEMAHAN DARI ATAS *******

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa jiwa Anda begitu mendambakan air? Ini bukan sekadar sebuah preferensi, melainkan cetak biru purba. Tubuh kita 60% air, otak kita 75% air, dan paru-paru kita hampir 80% air. Kita terpikat oleh air karena kita adalah cerminannya.

Saat kita membenamkan diri secara fisik ke dalam air—bahkan hanya berjalan di air dangkal—otak kita beralih dari kondisi stres tinggi "Red Mind" ke kondisi yang damai "Blue Mind." Suara dan pemandangan air yang mengalir memicu pelepasan dopamin, serotonin, dan oksitosin, yang seketika menurunkan tingkat kortisol, meredakan kecemasan, dan memperluas kapasitas kita untuk berpikir mendalam serta kreatif.

Secara biologis, saat kulit menyentuh air, detak jantung kita melambat, tekanan darah menstabilkan, dan sistem saraf beralih dari mode "melawan-atau-lari" menuju pemulihan yang mendalam. Berjalan di dalam air membumikan dengan kata lain, seperti terapi yang memusatkan pikiran atau relaksasi kita, meluruhkan stres elektromagnetik dan menyelaraskan fisik kita dengan ritme alam bumi.

Namun, transformasi terdalam adalah transformasi spiritual. Air adalah konduktor hidup dari yang ilahi. Saat Anda melangkah ke dalam arus, Anda melangkah ke dalam manifestasi fisik dari יהוה אל שדי YHWH El Shadday—Sang Pencipta Yang Mahakuasa dan Yang Ada dengan Sendirinya. DIA-lah רוּחַ Ruach—pikiran yang tak terbatas, napas kehidupan, dan arus udara tak terlihat yang menggerakkan lautan dan sungai.

Berendam di dalam air berarti berserah secara sadar kepada aliran-Nya. Air membasuh beban emosional, menyucikan roh / jiwa, dan mengingatkan kita bahwa kita berada dalam genggaman Tuhan yang tak terbatas dan kekal. Melangkahlah ke dalam air, hirup kehidupan-Nya, dan biarkan Arus-Nya membawa Anda. 🌊✨

















📸 Captured on a Canon Digital Rebel XT2i at the Colorado River, in Ehrenberg, Arizona, U.S.A 🇺🇲
© July 2018 Tirza Roring Whitehurst. All Rights Reserved.

Finding Courage in the Unknown ✈️✨Sixteen years ago (July 1, 2010), I embarked on a journey that changed my life. Flying...
07/21/2026

Finding Courage in the Unknown ✈️✨

Sixteen years ago (July 1, 2010), I embarked on a journey that changed my life. Flying solo for the first time into the bustling, daunting skies of Atlanta, Georgia, U.S.A 🇺🇲. I was nervous, overwhelmed, and unsure of what lay ahead. But amidst the sea of thousands, I realized I was never truly alone.

From catching the moon over the airplane wing and watching the sunset paint the sky, to navigating new roads to find a little health market, every step was guided. It was in that unfamiliar territory I learned a beautiful lesson: we do not have to be afraid of the unknown. That same Presence and Courage that guided me through a massive, busy city years ago is the very same Guiding Force that watches over us today.

Whether you are feeling lost in a new environment, missing the vastness of the country you call home, or simply looking for the strength to take the next step—take heart. There is a deep, eternal strength guiding your steps, even when the path ahead feels unclear. You are never abandoned, and you are never alone.Take a deep breath. Trust the journey. The open skies are waiting for you. ☁️

******* TERJEMAHAN DARI ATAS *******

Menemukan Keberanian didalam Ketidakpastian ✈️✨

Enamَ belas tahun yang lalu, saya melakukan perjalanan yang mengubah hidup saya. Terbang sendirian untuk pertama kalinya ke langit Atlanta, negara bagian Georgia, Amerika Serikat 🇺🇲 yang sangat sibuk dan menantang, saya merasa gugup, kewalahan, dan tidak yakin dengan apa yang akan terjadi di depan. Namun di tengah keramaian, saya menyadari bahwa saya tidak pernah benar-benar sendirian.

Dari melihat bulan di atas sayap pesawat dan matahari terbenam yang melukis langit, hingga menavigasi jalanan baru untuk mencari supermarket yang menjual makanan sehat, setiap langkah seakan dituntun. Di tempat yang asing itu, saya belajar sebuah pelajaran indah: kita tidak perlu takut pada hal-hal yang belum kita ketahui. Kekuatan dan Keberanian yang sama yang membimbing saya melewati kota yang sangat besar dan sangat sibuk bertahun-tahun yang lalu, adalah Kekuatan dan Penuntun yang sama yang menjaga kita hari ini.

Entah Anda merasa tersesat di lingkungan baru, merindukan luasnya negara yang Anda sebut rumah atau suaka naunganmu, atau sekadar mencari kekuatan untuk mengambil langkah berikutnya—tetaplah bersemangat. Ada kekuatan abadi yang mendalam yang menuntun langkah Anda, bahkan ketika jalan di depan terasa tidak jelas. Anda tidak pernah ditinggalkan, dan Anda tidak pernah sendirian. Tarik napas dalam-dalam. Jalanilah prosesnya karena langit yang luas sedang menanti Anda. ☁️














© 2010 Tirza Roring | All Rights Reserved

Locations:

📍 John Wayne Airport (SNA) | Santa Ana, California, U.S.A. 🇺🇸

📍 Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport (ATL) | Atlanta, Georgia, U.S.A. 🇺🇸

📍 Sevananda Natural Foods Market | Atlanta, Georgia, U.S.A. 🇺🇸

📍 Hyatt Place Atlanta Airport-North | East Point, Georgia, U.S.A. 🇺🇸

📷 Canon PowerShot

Looking back at July 2018, my heart is filled with profound gratitude. My husband and I enjoyed a season of pure simplic...
07/20/2026

Looking back at July 2018, my heart is filled with profound gratitude. My husband and I enjoyed a season of pure simplicity camped near the Cibola National Wildlife Refuge in Ehrenberg, Arizona, U.S.A 🇺🇲

Pitching our tent high above the rushing water, we spent our days resting in nature, sleeping under the stars at night, and experiencing the Creator's overwhelming majesty.

For lunch, my husband and I shared wholesome whole-grain bread and a fresh, organic salad. It is a meal I deeply miss, as those specific ingredients are rare here in North Sulawesi, Indonesia outside of high-end resorts.

The Colorado River flowing quietly below our camp site is a beautiful reminder of how far we can journey:

Lifeline of the West: Stretching 1,450 miles (2,333 km) from the Rockies to the Gulf of California.

Master Architect: Carving the breathtaking Grand Canyon!

Pure Freedom: Averages a width of 300 feet (91 meters) of rushing, untamed water.

Seeing the vastness of creation reminds me that our current location is never our final destination.

If you are navigating an identity shift, grief, or feeling displaced, you are never alone. Keep your hope alive, trust your path, and find His reflection in the quiet spaces.

******* TERJEMAHAN DARI ATAS *******

Mengenang kembali bulan Juli 2018, hati saya dipenuhi dengan rasa syukur yang mendalam. Saya dan suami menikmati masa-masa kehidupan yang penuh dengan kesederhanaan murni saat kami memarkir Camper kami serta memancangkan tenda kami di dekat Cibola National Wildlife Refuge yang terletak di Ehrenberg, negara bagian Arizona, Amerika Serikat 🇺🇲

Mendirikan tenda di atas aliran sungai, kami menghabiskan hari-hari kami di alam, tidur di bawah bintang-bintang pada waktu malam, sambil merasakan keagungan dari Sang Pencipta yang luar biasa.

Untuk makan siang, saya dan suami berbagi roti gandum yang menyehatkan dan salad organik yang segar. Ini adalah hidangan yang sangat saya rindukan, karena bahan-bahan spesifik seperti terlihat disini sangat sulit ditemukan di Sulawesi Utara, Indonesia, kecuali di resor-resor mewah seperti di Bali.

Sungai Colorado yang mengalir tenang di bawah tempat kami parkir Camper kami serta tenda kami adalah pengingat yang indah tentang seberapa jauh kita telah melangkah:

Nadi Barat: Membentang sepanjang 1.450 mil (2.333 km) dari Pegunungan Rocky hingga Teluk California.

Sang Arsitek Utama: Mengukir Grand Canyon yang menakjubkan!

Kebebasan Murni: Memiliki rata-rata lebar sekitar 300 kaki (91 meter) dengan aliran air yang deras dan liar.

Melihat luasnya ciptaan mengingatkan saya bahwa lokasi kita saat ini bukanlah tujuan akhir kita.

Jika Anda sedang menghadapi pergeseran identitas, kedukaan, atau merasa tersisih, Anda tidak pernah sendirian. Tetap jagalah harapan Anda agar tetap hidup, percayai dan yakinilah proses-Nya, dan temukan bayangan atau cerminan pemikiran-Nya di tempat-tempat yang tenang.














© 2018 Tirza Roring Whitehurst
📍 Ehrenberg, Arizona, U.S.A 🇺🇲

07/19/2026

Six years ago today, my husband and I parked our RV at Redwood Harbor Village in Crescent City, California, U.S.A 🇺🇲 right by the ocean. I made my homemade lasagna, while my husband made a fresh organic salad and a creamy, rich peanut butter smoothie. That afternoon, our friends (and fellow full-time RVers) April and Dave happened to return from their trip after months apart. We were blessed to reconnect right in the very place we first met them.

Today, as I navigate a completely different season, I cherish this memory. It reminds me that life’s journeys bring beautiful reunions. No matter how far apart we are, or how long we go without seeing the people we love, there is always hope that paths will cross again. Keep holding onto hope, knowing that friendships and joy can return to your life. ✨

******* TERJEMAHAN DARI ATAS *******

Tepat enam tahun yang lalu, suami saya dan saya sendiri memarkir RV (Recreational Vehicle = Kendaraan Rekreasi) kami di Redwood Harbor Village yang terletak di Crescent City, negara bagian California Utara, Amerika Serikat 🇺🇲 tepat di tepi pantai. Kami membuat lasagna buatan saya sendiri, salad organik yang segar, dan smoothie selai kacang yang lezat, buatan suami saya. Siang itu, sahabat kami April dan Dave (yang sama-sama traveler RV juga seperti kami) kebetulan kembali dari perjalanan mereka setelah berbulan-bulan berpisah. Kami sangat diberkati bisa berkumpul dan terhubung kembali di tempat yang sama saat pertama kali kami bertemu.

Saat ini, saya sedang menjalani musim kehidupan yang sangat berbeda, namun saya begitu menghargai kenangan ini. Momen ini mengingatkan saya bahwa perjalanan hidup akan selalu membawa reuni yang indah. Sejauh apa pun jaraknya, atau berapa pun lamanya kita tidak bertemu dengan orang-orang yang kita cintai, selalu ada harapan bahwa jalan kita akan dipersatukan kembali. Tetaplah berpegang pada harapan, dan percayalah bahwa sukacita persahabatan akan kembali hadir di hidup Anda dan saya 🌸













© Tirza Roring Whitehurst | Filmed 6 years ago 📹 at Redwood Harbor Village, Crescent City, Northern California, U.S.A📍🇺🇲 overlooking Crescent Beach 🌊

Sixteen years ago on July 11, 2010, I flew across the United States 🇺🇲 to represent my company at the School Nutrition A...
07/11/2026

Sixteen years ago on July 11, 2010, I flew across the United States 🇺🇲 to represent my company at the School Nutrition Association conference. As an independent, traveling business woman, I thrived on strategy, connections, and new horizons.

Looking back at these boarding passes, Hyatt hotel stays, and city lights of Dallas, I sometimes miss the rhythm of that old life.

Today, my reality is very different. I live a quiet, solitary life in the remote jungle of North Sulawesi, Indonesia 🇮🇩

Plans change, and unexpected storms and heavy betrayals can alter the course of our lives, leaving us in places we never expected to be.

Yet, even in the deepest transitions—when we face deception, abandonment, and sudden isolation—there is a divine strength that holds us together.

It is not my own strength, but the grace of יהוה אל שדי YHWH El Shadday that sustains me, giving me a miraculous sense of peace and safety in the wild.

To anyone going through a sudden, overwhelming life transition: You are not forgotten. The pieces of who you used to be are part of your story, but the Creator is writing a new chapter of resilience in you. You have the courage to adapt, find peace in the stillness, and hope for tomorrow.

******* TERJEMAHAN DARI ATAS *******

Enam belas tahun yang lalu, tepatnya 11 Juli 2010, saya terbang melintasi Amerika Serikat 🇺🇲 untuk mewakili perusahaan saya di konferensi School Nutrition Association.

Sebagai wanita karier yang mandiri dan senang bepergian, hidup saya penuh dengan relasi dan pencapaian.

Melihat kembali foto-foto tiket pesawat, menginap di Hyatt, dan gemerlap kota Dallas di malam hari, terkadang membuat saya merindukan ritme kehidupan masa lalu tersebut.

Kini, realitas saya sangat berbeda. Saya tinggal dalam kesunyian di pedalaman hutan Sulawesi Utara, Indonesia 🇮🇩.

Rencana mungkin berubah, dan badai kehidupan serta pengkhianatan berganda yang tak terduga bisa membawa kita ke tempat yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Namun, bahkan di tengah transisi hidup yang luar biasa berat—saat mengalami penipuan, penelantaran, dan isolasi—ada kekuatan ilahi yang menopang kita. Ini bukan kekuatan saya sendiri, melainkan anugerah יהוה אל שדי YHWH El Shadday yang terus memelihara saya, memberi rasa damai dan aman yang ajaib di tempat ini.

Bagi siapa saja yang sedang mengalami transisi hidup yang sangat besar dan membingungkan: Anda tidak dilupakan. Bagian dari diri Anda di masa lalu adalah bagian dari sejarah perjalanan hidup Anda, tetapi Tuhan sedang menulis babak baru tentang ketangguhan di dalam diri Anda. Anda memiliki keberanian untuk beradaptasi, menemukan kedamaian dalam ketenangan, dan harapan untuk hari esok.












© Tirza Roring • July 2010 • 📸 Shot on Canon PowerShot📍: John Wayne Airport, Santa Ana, California, U.S.A 🇺🇲📍: Reunion Tower & Hyatt Hotel, Dallas, Texas, U.S.A 🇺🇲

Address

Laguna Niguel, CA

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tirza Roring Whitehurst posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share