20/05/2022
DOKUMENTASI POTONG GIGI
[ METATAH / MESANGIH / MEPANDES ]
Upacara potong gigi di Bali merupakan bagian dari Manusa Yadnya. Ini merupakan konsep siklus hidup dari bayi di dalam kandungan, lahir, hingga perkawinan. Manusa Yadnya merupakan filosofi untuk memanusiakan manusia. Upacara potong gigi di Bali dilakukan bukan tanpa makna. Potong gigi ini bermakna menemukan hakikat manusia dan terlepas dari Sad Ripu. Sad Ripu adalah Enam jenis musuh Manusia yang timbul akibat perbuatan yang tidak baik. Berikut enam jenis musuh tersebut :
- K**a : Keinginan atau Mengumbar Nafsu
- Lobha : Sifat Serakah
- Krodha : Marah dan Dendam
- Mada : Mabuk
- Moha : Bingung dan Angkuh
- Matsarya : Dengki dan Iri Hati
Bila keenam musuh ini menguasai manusia, maka orang tersebut akan lebih banyak berbuat tidak baik dan tidak benar. Di dalam keyakinan Hindu, tiga dari enam musuh diyakini sebagai pintu neraka. Tiga musuh tersebut adalah K**a, Krodha, dan Lobha. Hal tersebut tertuang dalah Bhagavad gita. Budaya potong gigi ini dilakukan sebagai doa dan ritual untuk membangkitkan kekuatan spiritual dalam melawan keenam musuh tersebut.
THANKS TO TRUST OUR SERVICE ,
Follow kami :
Instagram : sandi_shashingraphy