23/08/2017
Bismillah...
Setiap pasangan suami-istri punya cara masing-masing bagaimana menghadapi ujian FITNAH LUAR (hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga).
Terlebih setelah menikah, harus pandai MEMBATASI DIRI saat berinteraksi dengan lawan jenis/yg bukan mahram. Baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Semata-mata untuk saling MENJAGA PERASAAN pasangan. Bukan bermaksud memutuskan silaturahmi dengan teman, tapi meminimalisir terjadinya kesalah pahaman. Apalagi kalau sampai terjadi pertengkaran hanya karena komen/chat/obrolan yg membuat CEMBURU pasangan? Karena ujian pun berlaku bagi orang-orang yg beriman. Syetan punya banyak cara untuk merusak keharmonisan. Kita harus punya rasa takut pada Allah karena hal-hal yg "mendekati" perbuatan zina saja sudah dosa. Apalagi diam-diam menjalin perselingkuhan.
Nauzubillah..
PERINTAH UNTUK MENUNDUKKAN PANDANGAN.
Dikutip dari artikel:
https://googleweblight.com/?lite_url=https://muslim.or.id/26590-menundukkan-pandangan-mata.html&ei=ZlPijtm7&lc=id-ID&s=1&m=481&host=www.google.co.id&ts=1503461005&sig=ALNZjWkLybuagQhXDJ2Y29oaXkJipDlOUQ
Allah Taโala berfirman,
ูููู ููููู
ูุคูู
ูููููู ููุบูุถูููุง ู
ููู ุฃูุจูุตูุงุฑูููู
ู ููููุญูููุธููุง ููุฑููุฌูููู
ู ุฐููููู ุฃูุฒูููู ููููู
ู ุฅูููู ุงูููููู ุฎูุจููุฑู ุจูู
ูุง ููุตูููุนูููู
โKatakanlah kepada laki-laki yang beriman,โHendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.โโ (QS. An-Nur [24] : 30).
Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
ูุฐุง ุฃู
ุฑ ู
ู ุงููู ุชุนุงูู ูุนุจุงุฏู ุงูู
ุคู
ููู ุฃู ูุบุถูุง ู
ู ุฃุจุตุงุฑูู
ุนู
ุง ุญุฑู
ุนูููู
ุ ููุง ููุธุฑูุง ุฅูุง ุฅูู ู
ุง ุฃุจุงุญ ููู
ุงููุธุฑ ุฅููู ุ ูุฃู ูุบุถูุง ุฃุจุตุงุฑูู
ุนู ุงูู
ุญุงุฑู
โIni adalah perintah dari Allah Taโala kepada hamba-hambaNya yang beriman untuk menjaga (menahan) pandangan mereka dari hal-hal yang diharamkan atas mereka. Maka janganlah memandang kecuali memandang kepada hal-hal yang diperbolehkan untuk dipandang. Dan tahanlah pandanganmu dari hal-hal yang diharamkan.โ (Tafsir Ibnu Katsir, 6/41)
Menundukkan pandangan mata merupakan dasar dan sarana untuk menjaga kemaluan. Oleh karena itu, dalam ayat ini Allah Taโala terlebih dulu menyebutkan perintah untuk menahan pandangan mata daripada perintah untuk menjaga kemaluan.
Jika seseorang mengumbar pandangan matanya, maka dia telah mengumbar syahwat hatinya. Sehingga mata pun bisa berbuat durhaka karena memandang, dan itulah zina mata. Rasulullah bersabda,
ููุชูุจู ุนูููู ุงุจููู ุขุฏูู
ู ููุตููุจููู ู
ููู ุงูุฒููููุงุ ู
ูุฏูุฑููู ุฐููููู ููุง ู
ูุญูุงููุฉูุ ููุงููุนูููููุงูู ุฒูููุงููู
ูุง ุงููููุธูุฑูุ ููุงููุฃูุฐูููุงูู ุฒูููุงููู
ูุง ุงููุงุณูุชูู
ูุงุนูุ ููุงููููุณูุงูู ุฒูููุงูู ุงููููููุงู
ูุ ููุงููููุฏู ุฒูููุงููุง ุงููุจูุทูุดูุ ููุงูุฑููุฌููู ุฒูููุงููุง ุงููุฎูุทูุงุ ููุงููููููุจู ููููููู ููููุชูู
ูููููุ ููููุตูุฏูููู ุฐููููู ุงููููุฑูุฌู ููููููุฐููุจููู
โSesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan (yang diharamkan). Zina kedua telinga adalah mendengar (yang diharamkan). Lidah (lisan) bisa berzina, dan zinanya adalah perkataan (yang diharamkan). Tangan bisa berzina, dan zinanya adalah memegang (yang diharamkan). Kaki bisa berzina, dan zinanya adalah ayunan langkah (ke tempat yang haram). Hati itu bisa berkeinginan dan berangan-angan. Sedangkan kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.โ (HR. Bukhari no. 6243 dan Muslim no. 2657. Lafadz hadits di atas milik Muslim).
Dalam riwayat yang lain, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุงููุนููููู ุชูุฒููููุ ููุงููููููุจู ููุฒููููุ ููุฒูููุง ุงููุนููููู ุงููููุธูุฑูุ ููุฒูููุง ุงููููููุจู ุงูุชููู
ูููููุ ููุงููููุฑูุฌู ููุตูุฏูููู ู
ูุง ููููุงูููู ุฃููู ููููุฐููุจููู
โMata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu.โ (HR. Ahmad no. 8356. Dinilai shahih oleh Syaikh Syuโaib Al-Arnauth.)
Dalam hadits ini, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam menyebutkan zina mata pertama kali, karena inilah dasar dari zina tangan, kaki, hati, dan kemaluan. Kemaluan akan tampil sebagai pembukti dari semua zina itu jika akhirnya benar-benar berzina, atau mendustakannya jika tidak berzina. Oleh karena itu, marilah kita menundukkan pandangan kita. Karena jika mengumbarnya, berarti kita telah membuka berbagai pintu kerusakan yang besar."