15/12/2016
Belajar Fotografi Dasar
1. Diafragma/aperture
pengaturan aperture
Diafragma disimbolkan dengan f/aperture yakni pengaturan bukaan lensa, seperti kita lihat pada gambar, semakin kecil nilai f nya maka semakin besar bukaan lensanya. Bukaan aperture lebar digunakan untuk memasukkan lebih banyak cahaya ke sensor. Hal ini juga akan memiliki efek lain karena area tajam akan semakin sempit dan area bokeh akan semakin lebar. Bukaan aperture lebar banyak digunakan dalam fotografi portrait untuk mengisolasi subjeknya dari background sehingga Nampak menonjol. Sedangkan bukaan aperture kecil akan menyebabkan semua area dalam frame akan Nampak tajam. Bukaan kecil sendiri banyak digunakan untuk fotografi landscape, dimana tujuannya adalah untuk menampilkan kesan 3 Dimensi, jadi semua area perlu tajam, sense of depth maupun sense of scale perlu ditonjolkan. lensa memiliki bukaan aperture berbeda beda, dan kebanyakan lensa zoom memiliki bukaan aperture tidak selebar lensa prime, dan kalaupun ada akan berharga sangat mahal. Dalam memilih lensa dengan aperture lebar, maka salah satu pertimbangannya adalah jumlah blade, karena semakin banyak maka bokeh akan Nampak semakin lembut dan berbentuk kebulatan.
2. Shutter Speed
Shutter speed adalah pengaturan kecepatan buka dan tutup rana atau jendela kamera. Pengaturan shuter speed adalah dalam satuan detik misalnya 1/125 atau 1/1000, jadi Semakin besar angka satuannya misal 1/1000 maka semakin cepat p**a waktu buka dan tutup rana/ jendela sehingga cahaya yang masuk ke image sensor lebih sedikit. Sebaliknya apabila angka satuannya semakin kecil misal 1/125 maka semakin lama p**a kecepatan buka dan tutup rana / jendela kamera sehingga cahaya yang masuk ke image sensor lebih banyak.Untuk membekukan objek bergerak misalnya orang sedang melakukan Paralayang kegiatan Saka Dirgantara atau Berkuda kegiatan Saka Bhayangkara diperlukan settingan shutter speed yang tinggi. Biasanya teknik pegambilan gambar tersebut freeze. Jadi semakin cepat gerakan objek yang ingin kita tangkap maka semakin besar p**a satuan shutter speednya. Serta gunakan shutter speed dibawah 1/25 untuk memburamkan objek seperti air yang sedang jatuh/air terjun. atau gelombang ombak di pantai akan berkesan lembut
Tehnik Fotografi Slow Speed
Setingan shutter speed yang rendah, memperbanyak cahaya yang masuk dan sangat berguna apabila dilakukan pemotretan di sore atau malam hari pada suasana pencahayaan di perkemahan saat menjelang matahari terbenam dan Api unggun serta lampu sudah dinyalakan. Pada shutter speed yang rendah diperlukan bantuan Camera stand(monopod/tripod), agar mampu meredam goyangan dan gambar yang dihasilkan tidak kabur. Lebih baik lagi apabila menggunakan shutter release / aksesori kamera untuk menggantikan peran jari dalam menekan tombol shutter. Alat ini juga bisa dikendalikan dari jarak jauh sehingga gambar yang dihasilkan akan lebih tajam, selain dengan shutter speed lambat juga akan membutuhkan bantuan filter ND/Neutral density untuk mengurangi jumlah cahaya masuk ke sensor akibat penggunaan shutter speed lambat.
3. ISO
ISO merupakan tingkat kesensitifan sensor kamera. Semakin tinggi ISO maka semakin sensitif p**a sensor sehingga gambar yang dihasilkan akan memiliki lebih banyak cahaya, sebaliknya semakin rendah settingan ISO maka semakin minim p**a cahaya yang masuk ke sensor kamera . Seperti pada gambar semakin rendah ISO semakin rendah p**a noise, sebaliknya semakin tinggi ISO maka semakin tinggi p**a noisenya. Kita harus menemukan setting ISO yang pas untuk kamera dan beberapa kamera pastinya mempunya tingkat sensitif dan noise yang berbeda, ISO tinggi biasanya digunakan saat malam hari pada suasana prntas seni pada malam api unggun atau saat cahaya benar benar minim memanfaatkan cahaya bulan purnama dan lampu penerang tenda. Agar gambar yang dihasilkan maksimal gunakanlah ISO 100 pada pagi atau siang hari dan menaikkan ISO hanya jika memang dibutuhkan. Ingat, menaikkan ISO juga berarti menaikkan Noise pada hasil foto.
Catatan penting : Kamera yang paling baik adalah kamera yang anda miliki sekarang dan pahami sistem kerjanya
Selamat Berkarya dan Salam
RAW
( By R Andi Widjanarko )