02/09/2026
Kawal terus!!
Saya sangat menyayangkan adanya informasi terkait ketidakberangkatan atlet tenis meja tingkat SMP asal Kabupaten Pemalang yang sebelumnya meraih Juara I pada tingkat kabupaten, untuk mengikuti perlombaan tingkat provinsi.
Apabila informasi tersebut benar, tentu hal ini menjadi persoalan yang perlu mendapatkan klarifikasi dan perhatian serius dari pihak-pihak yang bertanggung jawab. Seorang anak yang telah berlatih, berjuang, dan meraih prestasi sebagai juara seharusnya mendapatkan kesempatan untuk mempertanggungjawabkan prestasinya di tingkat yang lebih tinggi.
Yang lebih memprihatinkan adalah adanya informasi bahwa pihak keluarga baru mengetahui persoalan tersebut ketika agenda technical meeting sudah berlangsung, bahkan yang bersangkutan disebut telah datang ke lokasi namun tidak mendapatkan pihak yang dapat memberikan penjelasan secara jelas.
Saya memahami bahwa dalam pelaksanaan sebuah kejuaraan tentu terdapat aturan, persyaratan teknis, maupun pertimbangan lain yang harus dipatuhi. Namun demikian, setiap keputusan yang berdampak kepada hak seorang atlet, terlebih anak usia sekolah, harus disampaikan secara terbuka, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Saya meminta kepada Dinas terkait, pihak penyelenggara, pembina/pelatih, serta pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pemberangkatan atlet untuk segera memberikan penjelasan secara transparan mengenai persoalan ini.
Jangan sampai anak-anak kita yang telah berlatih keras justru kehilangan kesempatan hanya karena persoalan komunikasi, administrasi, ataupun pengambilan keputusan yang tidak tersampaikan dengan baik.
Prestasi anak-anak Kabupaten Pemalang harus kita jaga bersama. Mereka bukan hanya membawa nama sekolah atau klub, tetapi juga membawa nama Kabupaten Pemalang.
Saya berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan dengan mengedepankan kepentingan atlet, transparansi, keadilan, dan pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Jangan sampai kejadian seperti ini membuat anak-anak kita kehilangan semangat untuk berprestasi.
Saya juga meminta agar persoalan ini tidak berhenti pada saling menyalahkan. Yang terpenting adalah mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, siapa yang bertanggung jawab, dan bagaimana memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Anak-anak yang berprestasi harus diberi ruang untuk bertanding dan berkembang. Jangan sampai kerja keras mereka selama ini terhenti karena persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi dan koordinasi yang baik.”