26/12/2025
Mangrove bagi warga pesisir bukan sekadar pohon.
Ia pelindung dari abrasi, penjaga kehidupan.
Kepedulian ini ditanam sejak dini,
agar anak-anak hari ini mewarisi alam yang masih bisa melindungi mereka.
Festival Mangrove Jawa Timur ke-9 digelar di Pacitan,
melibatkan relawan, pramuka, dan warga sekitar.
Ini bukan seremoni, ini gerakan bersama.
Gubernur Jawa Timur, .ip ,
hadir menyapa dan mendengar aspirasi masyarakat pesisir.
Karena kebijakan yang kuat lahir dari suara warga.
Dari jalur berbeda, pesan yang sama datang.
bersama komunitas vespa ikut bergerak menjaga pesisir.
Bibit mangrove dibagikan,
karena perubahan selalu dimulai dari tindakan.
Pendopo Watumejo Mangrove Park diresmikan
sebagai ruang edukasi dan kolaborasi masyarakat.
Burung endemik Pecuk Padi Hitam dilepasliarkan,
tanda ekosistem yang mulai pulih.
Relawan menyiapkan bibit tanpa sorotan,
menanam harapan untuk masa depan.
Gubernur Khofifah dan Kaka Slank
menanam mangrove bersama.
Kolaborasi lintas peran, satu tujuan.
Saat alam dijaga,
warga merasakan dampaknya.
Lingkungan terlindungi,
masa depan pun terjaga.