Sukabumi Today

Sukabumi Today Media Online Warga Sukabumi media online

30/07/2026

Aksi sindikat yang diduga mengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berhasil digagalkan aparat kepolisian di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis (30/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah mesin ATM yang berada di depan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Buah Hati, Jalan Raya Siliwangi No. 189, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para terduga pelaku diamankan saat diduga tengah menjalankan aksinya. Penangkapan dilakukan setelah aparat menerima laporan dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi dan melakukan pengawasan terhadap gerak-gerik para terduga.

Video penangkapan yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana di sekitar lokasi saat sejumlah orang diamankan, sehingga menarik perhatian warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku serta mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam aksi kejahatan serupa di lokasi lain. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat bertransaksi di ATM dan segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Vidio: siagaihaihai

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara bagi warga yang berhasil membantu menangkap pelaku begal maupun k...
23/07/2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara bagi warga yang berhasil membantu menangkap pelaku begal maupun kejahatan jalanan lainnya dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup.

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Kamis (23/7/2026), Dedi menyebut hadiah yang disiapkan berkisar Rp5 juta hingga Rp50 juta.

"Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta yang mampu melumpuhkan aksi kejahatan dan menyerahkan kepada kepolisian dalam keadaan hidup," ujar Dedi.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat keamanan di Jawa Barat. Ia menilai pemberantasan kejahatan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat.

Selain mengumumkan sayembara, Dedi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya untuk memperkuat penanganan tindak kriminal di wilayah Jawa Barat.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mengutamakan keselamatan diri dan menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian sesuai prosedur hukum.

Sumber: infojawabarat

Maraknya aksi begal di sejumlah wilayah Jawa Barat menjadi perhatian Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto. Ia me...
23/07/2026

Maraknya aksi begal di sejumlah wilayah Jawa Barat menjadi perhatian Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto. Ia menegaskan seluruh jajaran kepolisian diminta melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan usai memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Mapolda Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).

Menurut Pipit, berdasarkan hasil riset dan survei yang dilakukan sebelum menjabat sebagai Kapolda Jabar, salah satu keluhan terbesar masyarakat adalah maraknya aksi begal. Karena itu, penanganan kejahatan jalanan menjadi salah satu prioritas kepolisian.

Meski menegaskan akan bertindak tegas, Pipit menekankan bahwa setiap tindakan kepolisian harus tetap dilakukan secara terukur, proporsional, dan menghormati hak asasi manusia. Ia juga mengingatkan bahwa asas praduga tak bersalah tetap harus dijunjung dalam setiap penindakan.

Selain itu, Kapolda mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya gangguan keamanan. Ia bahkan menegaskan, anggota kepolisian yang tidak merespons laporan masyarakat akan dievaluasi.

Sumber: Detik.com
1h

22/07/2026

Sebuah truk tronton mengalami kecelakaan di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, tepatnya setelah SPBU arah Cisaat, di sekitar putaran jalan, pada Rabu (22/7/2026).

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun ada tidaknya korban dalam insiden tersebut.

Sumber: Istimewa

18/07/2026

Niat mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, seorang pengendara motor justru mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan dari pengemudi mobil di depannya.

Peristiwa itu terjadi di jalur Sawarna menuju Puncak Habibie, pada Minggu (12/7/2026). Berdasarkan informasi yang beredar, puntung rokok yang dibuang dari mobil disebut mengenai mata pengendara motor.

Korban kemudian menegur pengemudi agar menggunakan a***k dan tidak membuang puntung rokok ke jalan. Namun, situasi justru memanas. Pengemudi mobil diduga memukul helm korban sebagai bentuk intimidasi.

Korban juga mengaku sempat diminta meminta maaf oleh sejumlah warga setempat dengan alasan pengemudi tersebut merupakan warga lokal.

Sumber: parodireceh.id

16/07/2026

Seorang pria meninggal dunia usai diduga dikeroyok warga di wilayah Cikaret, Goalpara, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (9/7/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat pria tersebut diduga melakukan pencurian di sebuah bengkel. Dugaan itu muncul setelah aksinya disebut terekam kamera CCTV dan diketahui warga.

Korban sempat mengalami koma akibat luka yang dideritanya. Namun, setelah menjalani penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun penanganan hukum atas peristiwa tersebut.

Sumber: Istimewa

16/07/2026

Warga Kampung Kamurang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, dibuat resah oleh aksi dua pria berinisial IA dan IS yang diduga melakukan serangkaian tindak kriminal di sejumlah lokasi.

Berdasarkan informasi yang beredar, keduanya diduga terlibat dalam perampasan telepon genggam, perampokan di toko jamu dan warung, hingga pengrusakan etalase salah satu gerai makanan.

Tak hanya itu, kedua pria tersebut juga disebut melakukan aksi pemerasan terhadap pedagang dengan mengancam menggunakan senjata tajam. Aksi mereka pun memicu keresahan di kalangan masyarakat sekitar.

Warga yang mengetahui keberadaan kedua pria tersebut diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Misteri identitas jasad perempuan yang ditemukan di area semak-semak cekdam Jalan Baru Baros, Kecamatan Sagaranten, Kabu...
15/07/2026

Misteri identitas jasad perempuan yang ditemukan di area semak-semak cekdam Jalan Baru Baros, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai terungkap.

Korban dipastikan merupakan perempuan asal Kampung Sindangsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya dilaporkan hilang. Kepastian identitas diperoleh setelah dilakukan tes DNA dan hasilnya dinyatakan cocok dengan sampel dari pihak keluarga.

Selain hasil tes DNA, keluarga juga semakin yakin setelah mengenali sejumlah ciri khas korban, di antaranya menggunakan behel pada gigi serta memiliki rambut yang diwarnai.

Dalam perkembangan penyelidikan, telepon genggam milik korban juga dikabarkan telah ditemukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ponsel tersebut berada di tangan seorang perempuan yang mengaku membelinya dari sebuah konter di wilayah Purabaya. Temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

13/07/2026

Warga Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan di area semak-semak sekitar cekdam Jalan Baru Baros, pada Senin (13/7/2026).

Jasad tersebut pertama kali ditemukan warga di lokasi yang dipenuhi semak belukar sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.

Beredar informasi bahwa korban diduga merupakan seorang perempuan yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang. Namun, informasi tersebut masih menunggu hasil identifikasi resmi dari pihak rumah sakit dan kepolisian.

Smber: mang ule teh ika

02/07/2026

Kisah seorang pelajar SMP yang harus menjadi tulang punggung keluarga viral di media sosial. Cerita itu dibagikan oleh seorang pengemudi ojek daring yang mengantarnya pulang sekitar pukul 22.00 WIB.

Dalam perjalanan, remaja tersebut mengaku bekerja selama 12 jam setiap hari dengan upah Rp25 ribu hingga Rp30 ribu. Namun, setelah dipotong ongkos transportasi pulang-pergi sebesar Rp24 ribu, uang yang dibawa pulang terkadang hanya tersisa sekitar Rp6 ribu. Ia mengaku tetap bekerja karena belum memiliki KTP sehingga sulit mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.

Sesampainya di rumah, sang pengemudi baru mengetahui alasan di balik perjuangan remaja itu. Ayahnya sedang menjalani hukuman penjara, sementara ibunya dirawat di rumah sakit jiwa. Kondisi tersebut membuatnya harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sekaligus mengurus sang adik.

Sumber: acaayaaaaa

Address

Infosmi Media Jalan Surya Kencana No. 37 Cikole Kota Sukabumi
Sukabumi
43143

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sukabumi Today posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sukabumi Today:

Shortcuts

Share